RegistryCode=XY2H8+Q3Z3R+SZ2E5+W5Y7F
Apakah
Dalam bahasa Inggris
FAMILY
Sebuah Kisah :
Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat, disebuah gang depan ruko Mega Mall."Oh, maafkan saya"adalah reaksi saya. Ia berkata, "Maafkan saya juga, saya tidak melihat anda".Orang tidak dikenal itu, juga saya berlaku sangat sopan.Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.
Namun cerita lainnya terjadi dirumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda. Pada
hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam disamping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. "Minggir," kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya
.Ketika saya berbaring ditempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara pada ku,
" Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu. Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anak mu, merah muda, kuning dan biru. Anak mu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan dia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu."
Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mata ku mulai menetes.
Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut didekat tempat tidurnya," Bangun nak, bangun," kataku."Apakah bunga-bunga ini engkau yang petik untukku?"
Ia tersenyum," Aku menemukannya jatuh dari pohon. Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru."
Aku berkata,"Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar pada mu; Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi." Sikecil ku berkata,"Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu".Aku pun membalas,"Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apa lagi yg biru."
Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan dimana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasa kehilangan selama sisa hidup mereka.
Mari kita renungkan...
kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan
kita ketimbang keluarga kita sendiri,
Suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana,
bukan?